Latest News

Showing posts with label technology. Show all posts
Showing posts with label technology. Show all posts

Thursday, December 27, 2012

Dahsyat, Penghasilan Mahasiswa Jogja Sampai Rp1 T Dari Bisnis Online

topduniasiana.blogspot.com - Tak semua mahasiswa yang menempuh studi di Yogyakarta berasal dari keluarga mampu. Banyak dari mereka yang kemudian menjalani usaha memenuhi kebutuhan hidup dan uang kuliah, salah satunya dengan berbisnis online.

Bahkan dalam satu tahun diperkirakan pendapatan mahasiswa berbisnis online bisa mencapai Rp1 triliun. Usaha ini tidak bisa dideteksi oleh Bank Indonesia karena bisnis online.

"Data pendapatan mahasiswa yang melakukan bisnis online selama satu tahun bisa mencapai Rp1 triliun. Ini berdasarkan penelitian terhadap sejumlah mahasiswa terutama di STMIK AMIKOM. Data itu bisa diperoleh di Kantor Pos Besar Yogyakarta, tempat mereka melakukan transaki pengiriman barang maupun uang," kata Ketua STMIK AMIKOM Prof M. Suyanto di Kepatihan, Yogyakarta.

Menurut Suyanto, bisnis online mereka lakukan dengan banyak cara. Antara lain, dengan advertising (iklan) melalui blog. Mahasiwa bekerjasama dengan perusahaan besar seperti Google, Double Click, American Online dan lainnya. Termasuk dengan affiliate programme atau menjual produk orang lain dan membuat ulasan tentang suatu produk.

"Pengguna internet di dunia ini sebanyak 2,4 miliar sehingga ini merupakan pangsa yang menggiurkan. Sekarang banyak mahasiswa yang tinggalnya di kos-kosan tetapi bayarnya dollar. Untuk beberapa bisnis seperti affliliate programme mereka tidak perlu modal," ujar Prof. Suyanto.

Usaha para mahasiswa kata Suyanto memang tidak terdeteksi karena mereka bekerja sendiri tidak mendirikan perusahaan berupa PT. maupun CV. Karena itu. tidak mengherankan jika mahasiswa yang melakukan bisnis online pendapatannya bisa lebih dari Rp10 juta per bulan. Bahkan ada yang Rp35 juta hingga Rp100 juta melalui project dari luar negeri.

"Namun kita belum bisa mendata secara detail berapa banyak mahasiswa yang melakukan bisnis online di Yogyakarta,"katanya.

Lebih lanjut Suyanto mengatakan bisnis online itu mudah diajarkan dan dikerjakan. Hal yang paling diperlukan adalah kejujuran dan kedisiplinan. Karena itu dia mengusulkan supaya pemerintah mulai mengimplementasikan hal tersebut kepada masyarakat khususnya para wirausahawan muda.

"Pola penjualan melalui internet bisa menjadi salah satu cara pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan. Bahkan penjualan lewat internet bisa dimanfaatkan oleh para pengrajin. Saya bisa mengajari bagaimana cara menjualnya," ujar Suyanto.(Vivanews)

Tuesday, December 25, 2012

Heboh, Rumor Kiamat Terjadi 5 Tahun Ke Depan

topduniasiana.blogspot.com - Tanggal yang paling dinantikan, 21 Desember 2012, dikatakan sebagai akhir dari dunia yang dikait-kaitkan juga dengan berakhirnya siklus kalender suku Maya berlalu dengan tak ada bukti "kehancuran" apapun di tanggal tersebut. Kini, rumor kembali menyeruak mengenai "penundaan" peristiwa apokaliptik tersebut, yang menyebut kiamat akan terjadi di 2017.

Dilansir Emirates247, Senin (24/12/2012), 21 Desember 2012 lewat tanpa hambatan. Rumor menyebutkan adanya "penjadwalan ulang" yang menyebut 24 Desember 2012 sebagai peristiwa kehancuran dunia. Tak jua menunjukkan tanda-tanda nyata dari bencana, kalangan pemercaya memiliki tanggal prediksi baru yang menetapkan momen apokaliptik di 1 Januari 2017.

Website Emirates247 melaporkan, orang-orang ini tidak pernah lelah untuk membuat prediksi penipuan. Selain itu, sumber juga mengatakan bahwa mereka ingin bahwa seluruh masyarakat dunia percaya omong kosong ini.

Padahal, badan antariksa Amerika Serikat NASA telah membabat 11 mitos tentang kiamat. Mereka juga mengatakan bahwa Bumi akan baik-baik saja, tidak hanya untuk beberapa tahun, tetapi miliaran tahun ke depan.

Beberapa waktu lalu, arkeolog Carmen Rojas dari National Institute of Anthropology & History Meksiko mengungkap bahwa kiamat "dijadwal ulang" pada hari ini (24/12/2012). Namun, tanggal tersebut telah terlewati dan giliran oknum yang menyebut mereka Sword of God, mengklaim kiamat ditunda hingga 1 Januari 2017.

Rojas menjelaskan teorinya terkait adanya perbedaan dua hari dari kalender suku Maya, yang tidak sesuai dengan kalender Gregorian modern atau kalender Barat. Sementara Sword of God mengungkap tanggal baru tanpa penjelasan apapun.

Klaim tidak hanya berhenti disitu, website Emirates247 juga menuliskan bahwa terdapat rumor yang menyebut 2023 merupakan tahun berakhirnya dunia. Isu apapun yang menyebut prediksi dunia akan berakhir di tanggal tertentu, akan sama seperti sebelum-sebelumnya, yakni hanya berisi kepalsuan dan kebohongan.(OZ)
 indonesiaforexmotor balapiklan barisonline produkbrokerotomotifbisnis onlineblogdownloadartikelklik

Wednesday, December 12, 2012

23-25 Desember 2012, Bumi Akan Gelap Gulita

topduniasiana.blogspot.com - Beberapa waktu belakangan ini, rumor kiamat 2012 semakin santer terdengar. Di beberapa negara dunia, kabar mengenai berakhirnya dunia tersebut, selain dipakai sebagai "alat" untuk mendorong penjualan produk, tempat wisata serta pesta perayaan, juga memunculkan peringatan yang dilontarkan badan antariksa asal Amerika Serikat, NASA, agar penduduk Bumi waspada, terutama dalam menghadapai rumor Blackout (penggelapan).

Konon, peristiwa Blackout ini akan terjadi selama tiga hari, mulai dari 23 sampai 25 Desember 2012. Peristiwa ini juga menandai terjadinya Alignment of Universe atau Penyelarasan Alam Semesta.

NASA dikabarkan mengungkap bahwa Alignment of Universe berarti seluruh planet di sistem Tata Surya, akan berada dalam satu garis lurus yang sejajar. Formasi sejajar ini tidak menandakan akhir dari dunia, namun menunjukkan bahwa Matahari dan Bumi untuk pertama kalinya akan berada dalam posisi satu garis lurus.

Kabar mengenai Alignment of Universe ini bahkan bernada sedikit menakutkan publik. Sumber menyebutkan, bagi mereka yang tetap bertahan hidup, maka mereka akan menghadapi dunia baru. Namun, bagi mereka yang tidak siap, sebagian dari mereka akan berakhir riwayat hidupnya akibat ketakutan.

Dilansir Snopes, Kamis (13/12/2012), NASA menegaskan bahwa pihaknya tidak menginformasikan berita apapun terkait alam semesta yang berada dalam posisi sejajar atau peristiwa Blackout selama tiga hari. NASA atau ilmuwan lainnya tidak pernah mengemukakan pernyataan apapun mengenai hal tersebut. 

Sementara situs Urbanlegends melaporkan, kata "Alignment" atau "Penyelarasan" dalam informasi ini tampaknya merujuk pada berlalunya Matahari, seperti yang terlihat dari Bumi. Matahari ini akan kabarnya akan berada di pusat Galaksi pada 21 Desember 2012.

Namun, peristiwa ini kabarnya terjadi setiap tahun di waktu yang sama. Fenomena ini tidak menimbulkan dampak apapun terhadap planet.(OZ)
 indonesiaforexmotor balapiklan barisonline produkbrokerotomotifbisnis onlineblogdownloadartikelklik

Monday, December 10, 2012

Kiamat 2012 Suku Maya Gemparkan Warga Seluruh Dunia

topduniasiana.blogspot.com - Mendekati 21 Desember 2012, tanggal yang disebut-sebut sebagai waktu di mana dunia akan berakhir, telah membuat panik sebagian warga dunia. Kalendar suku Maya menyebutkan, tanggal tersebut merupakan akhir dari siklus kalendar atau b'ak'tun ke 13.

Dilansir Telegraph, Selasa (11/12/2012), ketakukan mengenai akhir dunia menyebar luas di seluruh dunia hanya beberapa hari hingga tiba akhir dari kalendar suku Maya. Tanggal tersebut dikatakan sebagai akhir sejarah Bumi.

Menjelang 21 Desember 2012, yang menandakan konklusi dari "Hitungan Panjang" 5.125 tahun kalendar suku Maya, menimbulkan kepanikan di sebagian negara seperti China dan Rusia. Kabar tersebut sampai "melaris-maniskan" penjualan tempat penampungan khusus untuk bertahan hidup di Amerika Serikat.

Di Prancis, seperti yang diungkap beberapa waktu lalu, dikabarkan menjadi tempat singgahnya alien di sebuah gunung. Mereka yang percaya kiamat 21 Desember 2012 pun bersiap-siap untuk berkumpul untuk bertemu dengan alien (makhluk asing) yang akan menyelamatkan mereka.

Kondisi "keguncangan psikologis" ini makin diperparah dengan rumor adanya planet Nibiru yang konon akan menghantam Bumi di 2012. Selain itu, kabar lainnya seperti komet raksasa atau asteroid yang akan menubruk Bumi serta badai matahari raksasa.

Uniknya di Amerika Serikat, Ron Hubbard yang merupakan pencipta tempat penampungan bawah tanah berteknologi tinggi mendapatkan keuntungan melimpah karena bisnisnya meledak.

"Kami sudah pergi dari satu bulan untuk satu hari," ujar Ron. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki opini tentang kalendar suku Maya. 

Namun, ketika astrofisikawan datang menghampiri Ron dan membeli tempat penampungannya, ia diberi tahu bahwa akan ada efek dari badai matahari, radiasi dan  EMPs (electromagnetic pulses).

"Saya akan pergi ke bawah tanah pada 19 Desember dan keluar pada 23 Desember. Ini hanya dalam kasus bahwa siapapun akan baik-baik saja," tuturnya.

Di China, dikabarkan seorang pria membangun kapal untuk mengantisipasi kiamat 2012. Pria bernama Lu Zhenghai dari wilayah barat laut China, kabarnya menghabiskan dana sebesar USD160 ribu (sekira Rp1,536 miliar) untuk menciptakan perahu yang mirip dengan bahtera atau kapal nabi Nuh.

Kapal ini diyakininya sebagai alat yang akan mengangkut keluarganya ketika terjadi banjir besar sebagai dampak dari rumor kiamat tersebut. Sementara itu, NASA secara agresif berusaha untuk menghilangkan ketakutan hari kiamat.

Badan antariksa asal Amerika Serikat ini mengungkap bahwa tidak adanya bukti terkait planet Nibiru dan rumor lainnya seputar kiamat yang terjadi di 2012. Untuk diketahui, suku Maya sendiri menolak setiap gagasan yang menyebutkan dunia akan berakhir.

Pedro Celestino YAC Noj, seorang pertapa suku Maya mengatakan, ia akan membakar biji dan buah untuk menandakan akhir dari kalendar tua pada sebuah upacara di Kuba. "Tanggal 21 adalah untuk memberikan terima kasih dan rasa syukur serta menyambut siklus baru di tanggal 22," pungkasnya.(OZ)
 indonesiaforexmotor balapiklan barisonline produkbrokerotomotifbisnis onlineblogdownloadartikelklik

Tuesday, November 27, 2012

Ilmuan Nasa : Akhir Dunia Terjadi Saat Nibiru Tabrak Bumi

topduniasiana.blogspot.com - Selama bertahun-tahun, pakar astrobiologi dari National Aeronautics and Space Administration (NASA), David Morrison telah menjawab ribuan pertanyaan terkait peristiwa alam yang mengancam kelangsungan dunia.

Dilansir NPR, Rabu (28/11/2012), sebagian orang memiliki rasa ingin tahu yang kuat dan mempertanyakan tentang akhir dari dunia. Sebuah prediksi menyebutkan, hantaman planet Nibiru dengan Bumi atau berakhirnya kalender suku Maya akan mengakibatkan berakhirnya kehidupan dunia di 2012.

Selama beberapa tahun David Morisson berupaya menjelaskan kepada khalayak tentang desas-desus planet Nibiru pada website di bagian Question & Answer (Q&A) milik NASA. Di website NASA itu, Morisson mencoba menerangkan tentang asal-usul skenario apokaliptik populer tersebut.

Dalam website milik badan antariksa Ameriksa Serikat tersebut, Morisson mengatakan bahwa asal-usul prediksi berakhirnya dunia yang jatuh pada Desember 2012, terkait dengan cerita tentang planet Nibiru. Planet ini konon ditemukan oleh bangsa Sumeria, yang merupakan planet asing dari luar tata surya yang bergerak mendekati Bumi.

Melalui tulisan fiksi yang ditulis Zecharia Sitchin tentang peradaban Sumeria-Mesopotamia kuno, ia menyatakan dalam beberapa buku, seperti buku The Twelfth Planet yang diterbitkan pada 1976, mengungkap tentang dokumen bangsa Sumeria yang diidentifikasi sebagai planet Nibiru.

Planet ini konon mengorbit matahari setiap 3.600 tahun sekali. Cerita fiktif ini juga mengungkap tentang kisah "astronot kuno" yang mengunjungi bumi dari peradaban alien bernama Anunnaki.

Morisson menegaskan, bila memang planet Nibiru akan menghantam bumi dan menyebabkan kehancuran planet, maka pemerintah serta NASA tentu tidak akan menyembunyikan informasi tersebut. "Jika pemerintah telah mengetahui tentang Nibiru, tidak akan mereka merahasiakannya untuk menghindari kepanikan (publik)," jelas Morisson.

Selain Morisson, beberapa waktu lalu Program Manager Laboratorium Jet Propulsion NASA, Don Yeoman juga membantah rumor mengenai kiamat di 2012. Ia mengatakan, apabila Nibiru akan menghantam Bumi dalam waktu dekat, tentu tanda-tandanya akan terlihat sejak lama.

Paling tidak, menurutnya, efek gravitasinya pada bumi serta planet lain pun dapat terlihat. Namun nyatanya, astronom yang melakukan pengamatan tidak menemukan satu bukti pun.(OZ)
 indonesiaforexmotor balapiklan barisonline produkbrokerotomotifbisnis onlineblogdownloadartikelklik

Recent Post