Latest News

Showing posts with label Seputar Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Seputar Kesehatan. Show all posts

Wednesday, August 23, 2017

Pengertian Mesothelioma serta Gejala Dan Jenisnya

Pengertian Mesothelioma serta Gejala Dan Jenisnya. Mesothelioma merupakan salah satu penyakit kanker paru-paru yang sangat jarang terjadi, akan tetapi paling berbahaya dan mematikan. Penyebab utama dari kanker yang menyerang sel paru-paru bernama mesothelium ini adalah paparan debu asbes. Hal ini dapat dicegah dengan cara menekan penyebaran debu dilingkungan tempat kerja. Pencegahan yang paling efektif untuk terjadinya mesotelioma pada pekerja. Berikut adalah penjelasan seputar pengertian Mesothelioma, Penyebab Mesothelioma, Gejala Mesothelioma serta Penyebaran dan jenis-jenis Mesothelioma.

Pengertian Mesothelioma serta Gejala Dan Jenisnya

Definisi Mesothelioma

Mesothelioma adalah penyakit kanker ganas yang jarang sekali terjadi dan biasanya diderita oleh orang - orang tertentu. Kanker ini berkembang di sel - sel meshothelium, sedangkan meshothelium itu merupakan membran yang membentuk beberapa lapisan rongga tubuh contohnya saja seperti rongga dada, rongga perut, kantung jantung. Penyakit ganas ini paling sering didapati pada pekerja yang sering menghirup zat yang terdapat pada asbes.

Penyebab Mesothelioma

  1. Hal yang utama adalah asbes apabila zat atau debunya terhirup bahkan tertelan dapat mengakibatkan kanker.
  2. Lingkungan yang terdapat banyak zat erionite atau sebuah zat zeolit mineral yang sangat mirip dengan serat asbes.
  3. Mesothelioma bisa disebabkan oleh asbes yang ada pada bangunan.

Gejala Mesothelioma

  1. Dada terasa sangat nyeri sekali
  2. Sesak Nafas
  3. Terjadi anemia atau kekurangan sel darah merah
  4. Sering merasa kelelahan
  5. Suara menjadi sangat serak dan batuk - batuk
  6. Bahkan ada juga yang mengalami batuk berdahak namun didalamnya terdapat darah

Penyebaran Mesothelioma

  1. Mesothelioma kelenjar getah bening belum dalam keadaan terserang. Selain itu kankernya pun belum dalam keadaan yang sangat parah dan belum menyebar pada organ - orann serta jaringan - jaringan tubuh lainnya.
  2. Ketika Mesothelioma berada pada tahap yang kedua, Ukurannya membesar dan menyerang paru - paru. Bahkan kelenjar getah beningpun bisa ikut terkena juga. Ketika meothelioma berada pada tahap stadium 2 pasien masih bisa melakukan oprasi. Walaupun kemungkinan kankernya sudah menyebar keduabelah sisi pleura.
  3. Pada tahap ini berarti kankernya sudah cukup parah dan sudah tidak dapat melakukan oprasi atau pembedahan pada pasien. Kerusakan akan terjadi pada daerah kelenjar getah bening, kerongkongan dan dinding dada.
  4. Ini adalah tahapan pada bagian akhir dalam artian kanker sudah menyerang pada beberapa daerah lainnya. Oprasi sudah tidak akan ada gunanya lagi ketika anda sudah mencapai stadium akhir. Karena kanker bukan hanya menyebar pada daerah dada namun juga sudah menyebar keseluruh bagian yang jauh sekali dari tempat asal mula kanker itu tumbuh.

Jenis-Jenis Mesothelioma

  1. Mesothelioma pleura (selaput paru-paru), Jenis ini adalah yang paling umum dari semua mesothelioma. Biasanya disebabkan oleh seringnya menghirup debu serat asbes, yang kemudian terjebak dalam pleura dan menyebabkan jaringan parut dan peradangan.
  2. Mesothelioma peritoneal (selaput rongga perut). Jenis paling umum kedua ini berkembang di peritoneum, yaitu jaringan yang melapisi perut. Sama halnya dengan mesothelioma pleura, penyebabnya adalah debu dan serat asbes yang entah tertelan atau menemukan jalan ke saluran pencernaan sehingga mengendap dan berkembang di selaput rongga perut.
  3. Mesothelioma perikardial (kantung yang menyelimuti jantung). Mesothelioma ini menduduki peringkat ketiga paling sering yang menyerang jaringan yang melapisi jantung. Penyebabnya juga asbes, dan kanker ini berkembang dari sel abnormal yang sudah berkembang pada pleura. Entah bagaimana prosesnya, namun debu asbes ini bisa menerobos ke pericardium dan berkembang di selaput jantung.

Wednesday, July 5, 2017

Pengertian Perawatan Prostodontik Serta Tujuan Dan Faktor Keberhasilannya

Pengertian Perawatan Prostodontik . Berikut adalah penjelasan seputar pengertian Prostodontik, Tujuan Perawatan Prostodontik, Jenis Perawatan Prostodontik, Faktor Keberhasilan Perawatan Prostodontik dan Syarat Keberhasilan Perawatan Prostodontik.

Definisi Perawatan Prostodontik

Pengertian Prosthodontics atau Prosthetic Dentistry dan disebut juga dengan ilmu Prostodonsia adalah salah satu cabang ilmu kedokteran gigi, yang berhubungan dengan diagnosis, rencana perawatan, rehabilitasi dan pemeliharaan kesehatan mulut, kenyamanan, penampilan dan kesehatan pasien dengan cara mengganti gigi dan jaringan maksilofasial yang hilang atau tidak sempurna terbentuk dengan alat tiruan biokompatibel untuk pemulihan sistem stomatognasi. Hal ini sesuai dengan filosofi perawatan prostodontik yaitu "restore what is missing but also preserve what is remains ", sehingga perawatan prostodontik yang dilakukan oleh dokter gigi tidak hanya untuk menggantikan struktur yang hilang tetapi memelihara struktur rongga mulut yang masih ada.

Tujuan Perawatan Prostodontik

Tujuan Perawatan Prostodontik Perawatan prostodontik bertujuan untuk memperbaiki dan memelihara kesehatan umum pasien, memperbaiki fungsi, meliputi fungsi pengunyahan dan fungsi bicara, memperbaiki estetik sehingga menambah kepercayaan diri pasien dalam penampilan, merestorasi dan memelihara kesehatan gigi dan jaringan yang masih ada serta mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut dari struktur rongga mulut. Hasil penelitian Roessler (2003) menyebutkan terdapat dua alasan utama pasien melakukan perawatan prostodontik yaitu untuk memperbaiki estetik terutama pada kasus pembuatan gigitiruan sebagian lepasan maupun gigitiruan cekat dan untuk meningkatkan fungsi pengunyahan.

Faktor Keberhasilan Perawatan Prostodontik

Keberhasilan dalam perawatan prostodontik tergantung pada upaya tiga pihak, yaitu dokter gigi yang membuat diagnosa, persiapan rencana perawatan dan melaksanakan prosedur klinis, tekniker gigi yang melakukan prosedur laboratorium dan pasien dalam hal menyesuaikan diri terhadap gigitiruan dan menerima keterbatasan gigitiruan. Prosedur klinis dan prosedur laboratoris merupakan faktor yang paling menentukan untuk keberhasilan perawatan prostodontik, hal ini disebabkan perawatan prostodontik bagi pasien melibatkan banyak prosedur terpisah yang saling berkaitan antara satu prosedur dengan prosedur lainnya sehingga harus ada komunikasi, kerjasama yang baik serta saling menghargai antara dokter gigi dan tekniker gigi selama melakukan pembuatan gigitiruan.

Syarat Keberhasilan Perawatan Prostodontik

Suatu perawatan prostodontik dikatakan berhasil apabila memenuhi beberapa persyaratan, antara lain retensi dan stabilisasi gigitiruan yang baik, dukungan yang cukup, oklusiharmonis, estetik serta nyaman dan tidak menimbulkan rasa sakit pada jaringan rongga mulut. Retensi merupakan daya tahan terhadap gaya yang melepaskan gigitiruan dalam arah yang berlawanan dengan arah pemasangan. Retensi disebut juga sebagai usaha mempertahankan posisi gigitiruan didalam rongga mulut yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain adhesi, kohesi, tegangan permukaan antar fasial, daya tarik-menarik kapiler, tekanan atmosfer dan otot-otot rongga mulut dan wajah. Stabilitas merupakan kemampuan gigitiruan untuk dapat bergerak secara horizontal dengan baik dan konstan posisinya bila tekanan jatuh padanya. Kestabilan gigitiruan didapat dari kontak rapat antara basis gigitiruan dengan mukosa, besar dan bentuk daerah pendukung, kualitas cetakan fisiologis, bentuk permukaan yang dipoles serta lokasi dan susunan anasir gigitiruan. Sedangkan dukungan merupakan daya tahan gigitiruan terhadap komponen vertikal dari pengunyahan atau tekanan-tekanan lain yang dijatuhkan ke arah daerah pendukung. Dukungan terhadap gigitiruan didapat dari tulang rahang atas dan rahang bawah serta jaringan mukosa yang menutupinya. Dukungan akan bertambah dengan pemberian tekanan selektif yang serasi dengan kekenyalan jaringan yang tersedia untuk dukungan.

Jenis Perawatan Prostodontik

  1. Gigitiruan lepasan merupakan jenis perawatan prostodontik yang menggantikan gigi serta jaringan pendukung pada kehilangan sebagian maupun seluruh gigi dengan gigitiruan yang dapat dipasang dan dilepas sendiri oleh pasien dari rongga mulut. Berdasarkan jumlah gigi yang digantikannya, gigitiruan lepasan terdiri atas gigitiruan sebagian lepasan (GTSL) dan gigitiruan penuh (GTP).
  2. Gigitiruan penuh (GTP) adalah gigitiruan yang menggantikan seluruh gigi - geligi yang hilang dan jaringan pendukungnya baik di rahang atas dan rahang bawah. Tujuan pembuatan GTP adalah untuk memenuhi kebutuhan estetik, fonetik, dukungan oklusal, pengunyahan, kenyamanan dan kesehatan jaringan pendukung.
  3. Gigitiruan sebagian lepasan (GTSL) adalah gigitiruan yang menggantikan satu atau beberapa gigi yang hilang dan jaringan pendukungnya pada rahang atas atau rahang bawah serta dapat dibuka pasang oleh pasien, terdiri atas GTSL akrilik dan GTSL kerangka logam. Indikasi pemakaian GTSL, yaitu: Panjang daerah tidak bergigi tidak memungkinkan pembuatan GTC; Tidak terdapat gigi penyangga di sebelah distal ruang tidak bergigi; Resorpsi tulang alveolar berlebih; Bila dukungan sisa gigi asli kurang sehat atau belum erupsi sempurna.
  4. Gigitiruan cekat (GTC) didefinisikan sebagai gigitiruan yang memperbaiki mahkota gigi yang rusak atau menggantikan satu atau beberapa gigi yang hilang dengan bahan tiruan dan dipasangkan ke pasien secara permanen serta tidak dapat dibuka-buka oleh pasien, terdiri dari gigi tiruan cekat mahkota (crown) dan jembatan (bridge). Perawatan gigitiruan cekat berfokus untuk mengembalikan fungsi, estetik dan kenyamanan. Indikasi pemakaian GTC yaitu: Menggantikan satu atau beberapa gigi yang hilang; Daerah tidak bergigi masih dibatasi oleh gigi asli pada kedua sisinya; Gigi yang dijadikan sebagai penyangga harus sehat dan jaringan periodontal baik; Pasien berumur 20-55 tahun.
  5. Gigitiruan Implan Merupakan gigitiruan yang mempunyai dukungan dari bahan yang ditanamkan ke dalam tulang alveolar untuk mendapatkan retensi dan dukungan yang cukup terhadap gigitiruan cekat maupun gigitiruan lepasan.
  6. Protesa maksilofasial merupakan jenis perawatan protodontik yang berhubungan dengan restorasi dan atau penggantian sistem stomatognatik dan struktur wajah yang disebabkan oleh adanya penyakit, tindakan bedah dan kelainan bawaan dengan alat tiruan yang dapat atau tidak dapat dilepas oleh pasien. Jenis protesa maksi lofasial terdiri atas protesa ekstra oral dan intra oral. Protesa ekstra oral adalah protesa yang merestorasi dan atau menggantikan bagian dari wajah atau struktur kepala yang hilang seperti protesa mata, protesa hidung dan protesa telinga.

Tuesday, July 4, 2017

Pengertian Hipertensi serta Klasifikasi penyebabnya

Pengertian Hipertensi serta Klasifikasi penyebabnya. Hipertensi terjadi bila darah memberi kan gaya yang lebih tinggi dibandingkan kondisi normal secara persisten pada sistem sirkulasi. Berikut adalah penjelasan seputar pengertian Hipertensi, klasifikasi, Klasifikasi Hipertensi Berdasarkan Penyebabnya, Klasifikasi Hipertensi Menurut Tingkat Kliniknya dan Klasifikasi Hipertensi Berdasarkan WHO.

Definisi Hipertensi

Menurut Wiryowidagdo hipertensi adalah merupakan suatu keadaan tekanan darah seseorang berada pada tingkatan di atas normal. Jadi tekanan di atas dapat diartikan sebagai peningkatan secara abnormal dan terus menerus pada tekanan darah yang disebabkan satu atau beberapa faktor yang tidak berjalan sebagaimana mestinya dalam mempertahankan tekanan darah secara normal.

WHO mengemukakan bahwa hipertensi terjadi apabila keadaan seseorang mempunyai tekanan sistolik sama dengan atau lebih tinggi dari 160 mmHg dan tekanan diastolik sama dengan atau lebih tinggi dari 90 mmHg secara konsisten dalam beberapa waktu. 

Menurut JNC-7 hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi ketika tekanan darah meningkat 140/90 mmHg atau lebih kurang 140/90 mmHg.

Hipertensi atau penyakit darah tinggi sebenarnya adalah suatu gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan suplai oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah terhambat sampai ke jaringan tubuh yang membutuhkan. Hipertensi sering kali disebut sebagai pembunuh gelap silent killer, karena termasuk penyakit yang mematikan tanpa disertai dengan gejala-gejalanya lebih dahulu sebagai peringatan bagi korbannya. 

Hipertensi dapat dikelompokkan dalam dua kategori besar, yaitu hipertensi esensial (primer) dan hipertensi skunder. Hipertensi esensial (primer) merupakan tipe yang hampir sering terjadi 95 persen dari kasus terjadinya hipertensi. Hipertensi esensial (primer) dikaitkan dengan kombinasi faktor gaya hidup seperti kurang bergerak (inaktivitas) dan pola makan. Sedangkan hipertensi sekunder berkisar 5 persen dari kasus hipertensi. Hipertensi sekunder disebabkan oleh kondisi medis lain (misalnya penyakit jantung) atau reaksi terhadap obat-obatan tertentu.

Klasifikasi Hipertensi

Klasifikasi hipertensi dilihat berdasarkan tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik dalam satuan mmHg dibagi menjadi beberapa stadium.

Pengertian Hipertensi serta Klasifikasi penyebabnya


Klasifikasi Hipertensi Berdasarkan Penyebabnya

Berdasarkan penyebabnya hipertensi dibagi menjadi 2 golongan, yaitu:
  1. Hipertensi esensial atau hipertensi primer yang tidak diketahui penyebabnya, disebut juga hipertensi idiopatik. Terdapat 95% kasus. Banyak faktor yang mempengaruhinya seperti genetik, lingkungan, hiperaktivitas susunan saraf simpatis, sistem renin angiotensin, defek dalam ekskresi Na, peningkatan Na dan Ca intraseluler dan faktor-faktor yang meningkatkan risiko, seperti obesitas, alkohol, merokok serta polisitemia
  2. Hipertensi sekunder atau hipertensi renal. Terdapat sekitar 5% kasus. Penyebab spesifiknya diketahui, seperti penggunaan estrogen, penyakit ginjal, hipertensi vaskular renal, hiperaldosteronisme primer dan sindrom cushing, feokromositoma, koarktasio aorta, hipertensi yang berhubungan dengan kehamilan dan lain lain.

Klasifikasi Hipertensi Menurut Tingkat Kliniknya

  1. Hipertensi benigna didefinisikan sebagai hipertensi tanpa komplikasi, biasanya dalam waktu yang lama dari tingkat keparahan ringan sampai sedang.
  2. Hipertensi maligna adalah kenaikan tekanan darah (tekanan diastolik lebih dari 140 mmHg) yang dihubungkan dengan papiledema, perdarahan retina dan eksudat.

Klasifikasi Hipertensi Berdasarkan WHO

  1. Tingkat I : tekanan darah meningkat tanpa gejala-gejala dari gangguan atau kerusakan sistem kardiovaskuler.
  2. Tingkat II : tekanan darah meningkat dengan gejala hipertropi kardiovaskuler, tetapi tanpa adanya gejala-gejala kerusakan atau gangguan alat atau organ lain.
  3. Tingkat III : tekanan darah meningkat dengan gejala- gejala yang jelas dari kerusakan dan gangguan faal dari target organ.

Monday, July 3, 2017

Pengertian Tekanan Darah serta Mekanisme Pemeliharaan

Pengertian Tekanan Darah serta Mekanisme Pemeliharaan. Berikut adalah penjelasan seputar pengertian tekanan darah, Cara Pengukuran Tekanan Darah dan Mekanisme Pemeliharaan Tekanan Darah.

Definisi Tekanan Darah

Menurut wikipedia Tekanan darah merujuk kepada tekanan yang dialami darah pada pembuluh arteri darah ketika darah di pompa oleh jantung ke seluruh anggota tubuh manusia. Tekanan darah dibuat dengan mengambil dua ukuran dan biasanya diukur seperti berikut - 120 /80 mmHg. Nomor atas (120) menunjukkan tekanan ke atas pembuluh arteri akibat denyutan jantung, dan disebut tekanan sistole. Nomor bawah (80) menunjukkan tekanan saat jantung beristirahat di antara pemompaan, dan disebut tekanan diastole. Saat yang paling baik untuk mengukur tekanan darah adalah saat Anda istirahat dan dalam keadaan duduk atau berbaring.
Pengertian Tekanan darah adalah tekanan yang ditimbulkan pada dinding arteri. Tekanan puncakterjadi saat ventrikel berkontraksi dan disebut tekanan sistolik. Tekanan diastolik adalah tekanan terendah yang terjadi saat jantung beristirahat. Tekanan darah biasanya digambarkan sebagai rasio tekanan sistolik terhadap tekanan diastolik, dengan nilai dewasa normalnya berkisar dari 100/60 sampai 140/90. Rata-rata tekanan darah normal biasanya 120/80.
Menurut Hayens, tekanan darah timbul ketika bersikulasi di dalam pembuluh darah. Organ jantung dan pembuluh darah berperan penting dalam proses ini dimana jantung sebagai pompa muskular yang menyuplai tekanan untuk menggerakkan darah, dan pembuluh darah yang memiliki dinding yang elastis dan ketahanan yang kuat.
 

Mekanisme Pemeliharaan Tekanan Darah

Tekanan darah dikontrol oleh otak, sistem saraf otonom, ginjal, beberapa kelenjar endokrin, arteri dan jantung. Otak adalah pusat pengontrol tekanan darah di dalam tubuh. Serabut saraf adalah bagian sistem saraf otonom yang membawa isyarat dari semua bagian tubuh untuk menginformasikan kepada otak perihal tekanan darah, volume darah dan kebutuhan khusus semua organ. Semua informasi ini diproses oleh otak dan keputusan dikirim melalui saraf menuju organ-organ tubuh termasuk pembuluh darah, isyaratnya ditandai dengan mengempis atau mengembangnya pembuluh darah. Saraf-saraf ini dapat berfungsi secara otomatis.
Pada akhirnya tekanan darah dikontrol oleh berbagai proses fisiologis yang bekerja bersamaan. Serangkaian mekanisme inilah yang memastikan darah mengalir di sirkulasi dan memungkinkan jaringan mendapatkan nutrisi agar dapat berfungsi dengan baik. Jika salah satu mekanisme mengalami gangguan, maka dapat terjadi tekanan darah tingggi.


Pengukuran Tekanan Darah

Untuk mengukur tekanan darah maka perlu dilakukan pengukuran tekanan darah secara rutin. Pengukuran tekanan darah dapat dilakukan secara langsung atau tidak langsung. 
  1. Pada metode langsung, kateter arteri dimasukkan ke dalam arteri. Walaupun hasilnya sangat tepat, akan tetapi metode pengukuran ini sangat berbahaya dan dapat menimbulkan masalah kesehatan lain. Bahaya yang dapat ditimbulkan saat pemasangan kateter arteri yaitu nyeri inflamasi pada lokasi penusukkan, bekuan darah karena tertekuknya kateter, perdarahan: ekimosis bila jarum lepas dan tromboplebitis.
  2. Pengukuran tidak langsung dapat dilakukan dengan menggunakan sphygmomanometer dan stetoskop. Sphgmomanometer tersusun atas manset yang dapat dikembangkan dan alat pengukur tekanan yang berhubungan dengan ringga dalam manset. Alat ini dikalibrasi sedemikian rupa sehingga tekanan yang terbaca pada manometer seseuai dengan tekanan dalam milimeter air raksa yang dihantarkan oleh arteri brakialis. Adapun cara pengukuran tekanan darah dimulai dengan membalutkan manset dengan kencang dan lembut pada lengan atas dan dikembangkan dengan pompa. Tekanan dalam manset dinaikkan sampai denyut radial atau brakial menghilang. Hilangnya denyutan menunjukkan bahwa tekanan sistolik darah telah dilampaui dan arteri brakialis telah tertutup.

Wednesday, May 10, 2017

Pengertian Perilaku Antisosial serta ciri dan kriterianya

Pengertian Perilaku Antisosial serta ciri dan kriterianya. Orang dengan perilaku antisosial (Antisocial Personal Disorder) secara persisten melakukan pelanggaran terhadap hak-hak orang lain dan sering melanggar hukum. Mereka mengabaikan norma dan konvensi sosial, impulsive, serta gagal membina komitmen interpersonal dan pekerjaan. Untuk lebih jelasnya Berikut adalah penjelasannya.

Definisi Perilaku Antisosial

Penderita antisocial personality disorder (perilaku antisosial) adalah orang-orang paling dramatik atau orang yang menunjukkan sifat-sifat yang ada dalam dirinya secara berlebihan yang ditemui klinisi dalam praktiknya. Mereka ditandai oleh adanya riwayat tidak mau mematuhi norma-norma sosial. Mereka melakukan tindakan-tindakan yang bagi kebanyakan orang tidak dapat diterima. Individu-individu dengan gangguan kepribadian antisosial cenderung memiliki riwayat panjang untuk pelanggaran hak-hak orang lain.

Robert Hare mendeskripsikan mereka sebagai �predator sosial yang menawan hati, memanipulasi, dan menerjang apa saja dengan kejam dalam menjalani kehidupannya. Sama sekali tidak memiliki hati nurani dan empati, mereka dengan semena-mena mengambil apa saja yang mereka inginkan dan melakukan apa saja yang mereka senangi, melanggar norma-norma dan ekspektansi sosial tanpa secuil pun rasa bersalah atau penyesalan�.

Secara Umum Perilaku antisosial seringkali disebut kepribadian psikopatik yaitu, tampak hanya sedikit sekali mempunyai rasa tanggung jawab, moralitas, atau perhatian pada orang lain. Perilaku hampir seluruhnya ditentukan oleh kepentingan mereka sendiri

Ciri Perilaku Antisosial

  1. Perkembangan moral mereka terhambat;
  2. Mereka tidak mampu mencontoh perbuatan-perbuatan yang diterima masyarakat (socially desirable behavior);
  3. Kurang dapat bergaul dan kurang tersosialisasi, dalam arti tidak mampu mengembangkan kesetiaan pada orang, kelompok, maupun nilai-nilai sosial yang berlaku, maka mereka sering bentrok dengan masyarakat

Kriteria Perilaku Antisosial

  1. Berumur paling sedikit 18 tahun dan telah menunjukkan pola pervasif dari sikap tidak peduli dan pelanggaran hak-hak orang lain sejak umur 15 tahun.
  2. Tidak mematuhi norma-norma sosial, terbukti dari tindakan-tindakan melanggar hukum yang dilakukannya.
  3. Suka memperdaya orang lain, termasuk berbohong, menggunakan nama-nama alias, atau menipu orang lain untuk memperoleh keuntungan atau kesenangan
  4. Impulsivitas atau tidak mampu membuat rencana kedepan.
  5. Iritabilitas atau agresivitas seperti sering ditunjukkan oleh seringnya berkelahi atau melakukan penyerangan.
  6. Tidak peduli pada keselamatan orang lain.
  7. Secara konsisten tidak bertanggung jawab dalam pekerjaan atau dalam membayar tagihan.
  8. Tidak menyesal karena telah menyakiti orang lain.
  9. Ada tanda gangguan yang muncul sebelum umur 15 tahun.
  10. Tidak muncul secara ekslusif selama perkembangan skizofrenia atau selama episode manik.

Monday, March 13, 2017

Pengertian Tuna Daksa serta Klasifikasi Dan Penyebabnya

Pengertian Tuna Daksa serta Klasifikasi Dan Penyebabnya. Istilah non normatif untuk kejadian yang datangnya tidak terduga dan tidak diharapkan. Salah satu kejadian non normatif adalah kecelakaan atau juga sakit yang mengakibatkan kecacatan dan membuat anggota tubuh menjadi kehilangan fungsinya. Individu yang mengalami hal tersebut biasanya dikenal dengan sebutan peyandang tunadaksa. Berikut adalah penjelasan seputar pengertian Tunadaksa, serta Klasifikasi Tunadaksa dan penyebabnya.


Pengertian Tuna Daksa serta Klasifikasi Dan Penyebabnya


Definisi Tunadaksa

Secara etiologis, gambaran seseorang yang di identifikasikan mengalami ketunadaksaan yaitu seseorang yang mengalami kesulitan mengoptimalkan fungsi anggota tubuh sebagai akibat dari luka, penyakit, pertumbuhan yang salah bentuk, dan akibatnya kemampuan untuk melakukan gerakan-gerakan tubuh tertentu mengalami penurunan.

Secara definitif pengertian tunadaksa adalah ketidakmampuan anggota tubuh untuk melaksanakan fungsinya disebabkan oleh berkurangnya kemampuan anggota tubuh untuk melaksanakan fungsi secara normal sebagai akibat dari luka, penyakit, atau pertumbuhan yang tidak sempurna sehingga untuk kepentingan pembelajarannya perlu layanan secara khusus.

Menurut Somantri Pengertian Tuna daksa adalah suatu keadaan rusak atau terganggu sebagai akibat gangguan bentuk atau hambatan pada tulang, otot, dan sendi dalam fungsinya yang normal. Kondisi ini disebabkan oleh penyakit, kecelakaan, atau dapat juga disebabkan oleh pembawaan sejak lahir. Tuna daksa sering juga diartikan sebagai suatu kondisi yang menghambat kegiatan individu sebagai akibat kerusakan atau gangguan pada tulang dan otot, sehingga mengurangi kapasitas normal individu untuk mengikuti pendidikan dan untuk berdiri sendiri.

Maka disimpulkan bahwa Tuna Daksa adalah suatu keadaan rusak atau terganggu sebagai akibat gangguan bentuk atau hambatan pada tulang, otot, dan sendi dalam fungsinya yang normal. Kondisi ini disebabkan oleh penyakit, kecelakaan, atau dapat juga disebabkan oleh pembawaan sejak lahir (pertumbuhan yang tidak sempurna). Sehingga mengakibatkan kecacatan dan membuat anggota tubuh menjadi kehilangan fungsinya.

Klasifikasi Tunadaksa

  1. Kerusakan yang dibawa sejak lahir atau kerusakan yang merupakan keturunan. Kerusakan tersebut meliputi: Club-foot (kaki seperti tongkat), Club hand (tangan seperti tongkat), Polydactylism (jari yang lebih dari lima pada masing-masing tangan atau kaki), Syndactylism (jari-jari yang berselaput atau menempel satu dengan yang lainnya), Torticollis (gangguan pada leher sehingga kepala terkulai ke muka), Spina bifida (sebagian dari sumsum tulang belakang tidak tertutup).
  2. Kerusakan pada waktu kelahiran. Kerusakan tersebut meliputi; Erb�s palsy (kerusakan pada syaraf lengan akibat tertekan atau tertarik waktu kelahiran), dan Fragilitas osium (tulang yang rapuh dan mudah patah)
  3. Infeksi. Kerusakan tersebut meliputi; Tuberculosis tulang (menyerang sendi paha sehingga menjadi kaku), Osteomyelitis (radang didalam dan di sekeliling sumsum tulang karena bakteri), Poliomyelitis (infeksi virus yang mungkin menyebabkan kelumpuhan). Dan adapun kerusakan Pott�s disease (tuberculosis sumsum tulang belakang), Still�s disease (radang pada tulang yang menyebabkan kerusakan permanen pada tulang), dan Tuberculosis pada lutut atau pada sendi lain.
  4. Kondisi traumatik atau kerusakan traumatik. Kerusakan tersebut meliputi; amputasi (anggota tubuh dibuang akibat kecelakaan), kecelakaan akibat luka bakar, dan patah tulang.
  5. Tumor. Kerusakan tersebut meliputi; Oxostosis (tumor tulang) dan Osteosis fibrosa cystica (kista atau kantang yang berisi cairan didalam tulang).
  6. Kondisi-kondisi lainnya. Kerusakan tersebut meliputi; Flatfeet (telapak kaki yang rata, tidak berteluk), Kyphosis (bagian belakang sumsum tulang belakang yang cekung), Lordosis (bagian muka sumsum tulang yang cekung). Dan kerusakan Perthe�s disease (sendi paha yang rusak atau mengalami kelainan), Rickets (tulang yang lunak karena nutrisi, menyebabkan kerusakan tulang dan sendi), Scilosis (tulang belakang yang berputar, bahu, dan paha yang miring).

Penyebab Tunadaksa

  1. Sebab-sebab yang timbul sebelum kelahiran; faktor keturunan, trauma dan infeksi pada waktu kehamilan, usia ibu yang sudah lanjut pada waktu melahirkan anak, pendarahan pada waktu kehamilan, dan keguguran yang dialami ibu.
  2. Sebab-sebab yang timbul pada waktu kelahiran; pengggunaan alat-alat pembantu kelahiran (seperti ting, tabung, vacuum, dan lain-lain) yang tidak lancar, penggunaan obat bius pada waktu kelahiran.
  3. Sebab-sebab sesudah kelahiran; infeksi, trauma, tumor dan kondisi-kondisi lainnya

Penggolongan Tunadaksa

  1. Tunadaksa taraf ringan. Termasuk dalam klasifikasi ini adalah tunadaksa murni dan tunadaksa kombinasi ringan. Tunadaksa jenis ini pada umunya hanya mengalami sedikit gangguan mental dan kecerdasannya cenderung normal. Kelompok ini lebih banyak disebabkan adanya kelainan anggota tubuh saja. Seperti lumpuh, anggota tubuh berkurang (buntung) dan cacat fisik lainnya.
  2. Tunadaksa taraf sedang. Termasuk dalam klasifikasi ini adalah tunadaksa akibat cacat bawaan, cerebral palsy ringan dan polio ringan. Kelompok ini banyak dialami dari tuna akibat cerebral palsy (tunamental) yang disertai dengan menurunnya daya ingat walau tidak sampai jauh dibawah normal.
  3. Tunadaksa taraf berat. Termasuk dalam klasifikasi ini adalah tuna akibat cerebral palsy berat dan ketunaan akibat infeksi. Pada umunya, anak yang terkena kecacatan ini tingkat kecerdasannya tergolong dalam kelas debil, embesil dan idiot.

Friday, March 10, 2017

Pengertian skip challenge Permainan Mematikan

Pengertian skip challenge Permainan Mematikan. Tantangan Permainan skip challenge yang dilakukan oleh remaja sangat mebahayakan kesehatan. Dan kebayakan dari remaja berfikiran bahwa dengan melakukan hal ini adalah sebuah tantangan bagi mereka. fenomena skip challenge atau choking game telah muncul sejak tahun 2005 lalu di Inggris, yang menimbulkan sejumlah kematian.

Pengertian skip challenge Permainan Mematikan

Definisi Skip Challenge

skip challenge adalah sebuah permainan atau tantangan yang mana seseorang ditekan dadanya sekeras mungkin selama beberapa waktu. Akibat tekanan itu suplai oksigen ke otak berkurang dan kondisi ini berujung hilangnya kesadaran hingga kematian. Menurut Dr Nick Flynn dari Union Quay, Medical Centre, Cork, Irlandia. menyatakan risiko kejang, kerusakan otak yang berdampak kematian bagi mereka yang melakukan skip challenge atau pass-out game atau choking game. 

Tantangan ini sama saja dengan menghentikan otot dada bekerja dan tidak mampu mendapatkan oksigen ke otak. Kemudian otak kekurangan oksigen dan korbannya dapat mengalami hilangnya kesadaran, sungguh mengerikan bukan...?. Apabila otak kekurangan oksigen, seperti ketika seseorang tenggelam, tersedak atau mengalami serangan jantung. kadar oksigen ke otak rendah selama lebih dari tiga menit, maka otak dapat mengalami gangguan. Dan jika ini terjadi selama lebih dari lima menit, dapat menimbulkan kematian.

Tantangan ini sangat berbahaya. Menurut IU Health Pediatrician, Dr. Michael McKenna, Skip challenge dapat meningkatkan detak jantung secara drastis. Bahaya fatal dari permainan ini adalah kematian. Sebab praktik permainan ini adalah untuk memutus aliran oksigen ke otak yang membuat seseorang pinsan seketika.

Jika Anda masih sayang dengan kesehatan anda maka hindarilah tantangan ini... 

Dikutip dari berbagai sumber.

Friday, February 3, 2017

Pengertian Psoriasis Serta Ciri dan Jenisnya

Pengertian Psoriasis Serta Ciri dan Jenisnya. Apa itu Penyakit Psoriasis..? berikut adalah penjelasan seputar pengertian penyakit Psoriasis, faktor penyebab Psoriasis, ciri-ciri penyakit Psoriasis dan jenis-jenis penyakit Psoriasis.

Pengertian Psoriasis Serta Ciri dan Jenisnya


Definisi Psoriasis

Psoriasis adalah penyakit autoimun yang mengenai kulit, ditandai dengan sisik yang berlapis berwarna keperakan, disertai dengan penebalan warna kemerahan dan rasa gatal atau perih. Bila sisik ini dilepaskan maka akan timbul bintik perdarahan di kulit dibawahnya.

Psoriasis sering timbul di kuku, dimulai dari bintik putih pada kuku sampai ke penebalan kuku, juga mengenai kulit kepala (skalp) ditandai dengan sisik besar dan penebalan dengan warna kemerahan yang akan melewati batas rambut. Selain itu penyakit ini sering mengenai siku dan lutut, walaupun dapat juga mengenai wajah, lipat lutut dan siku, genitalia, telapak tangan dan kaki, sesuai tingkat keparahannya penyakit ini bisa meluas keseluruh tubuh (eritroderma) yang akan menimbulkan kegawatan dan dapat mengancam jiwa. Psoriasis merupakan inflamasi kronis pada kulit yang sering terjadi.

Faktor Penyebab Psoriasis

  1. Trauma fisik (Koebner Phenomenon), akibat gesekan atau garukan.
  2. Infeksi : infeksi streptokokus dapat menyebabkan psoriasis gutata
  3. Stress : faktor lain yang memicu timbulnya psoriasis yaitu stress, insidensi nya sebanyak 40% dan lebih tinggi lagi pada anak-anak.
  4. Obat : obat-obatan yang dapat memicu timbulnya psoriasis yaitu glukokortikoid, lithium, obat antimalaria, dan B blocker.
Penyebab psoriasis secara pasti belum diketahui. Namun penyakit ini diduga terkait dengan gangguan autoimun, yaitu sistem kekebalan tubuh yang secara keliru menyerang sel-sel kulit yang sehat. Psoriasis muncul ketika produksi sel-sel kulit tubuh terjadi secara berlebihan. Pada kondisi normal, tubuh akan memproduksi dan mengganti sel-sel kulit yang mati dalam beberapa minggu sekali. Tetapi pengidap psoriasis akan mengalaminya dalam hitungan hari sehingga terjadi penumpukan sel-sel kulit yang akhirnya membentuk penebalan kulit. Faktor keturunan juga dianggap dapat berperan dalam munculnya psoriasis. Selain itu, ada beberapa faktor risiko yang diduga dapat memicu penyakit ini. Di antaranya, infeksi tenggorokan, cedera pada kulit, serta akibat penggunaan obat-obatan tertentu.

Ciri-Ciri Psoriasis

  1. Bercak menonjol, pinggirannya berwarna merah, kering dan gatal
  2. Terkelupas mirip sisik berwarna perak
  3. Mudah pecah dan menimbulkan nyeri
  4. Biasanya terpisah satu sama lain dan saling menyatu bila sudah meluas
  5. Biasanya dimulai dari sikut, lutut, batang tubuh kulit kepala dan kuku

Jenis Psoriasis

  1. Psoriasis plak
  2. Psoriasis kuku
  3. Psoriasis kulit kepala
  4. Psoriasis inversi
  5. Psoriasis gutata
  6. Psoriasis pustular
  7. Psoriasis eritrodermik
  8. Artritis psoriasis

Sunday, January 22, 2017

Pengertian Anthrax Serta Jenis Dan Gejalanya

Pengertian Anthrax Serta Jenis Dan Gejalanya. Ini merupakan penyakit infeksi menular akut yang termasuk salah satu dari penyakit � penyakit zoonosis. Penyebab penyakit ini sangat berkaitan erat dengan hewan ternak sapi maupun kambing. Penyakit ini tergolong penyakit kuno, sejak tahun 1850 Davaine dan Rayer serta Pollander pada tahun 1855 telah menemukan bakteri Bacillus anthracis dari jaringan hewan yang mati akibat penyakit anthrax. Pada tahun 1857 Brauell telah dapat memindahkan bakteri ini dengan cara menginokulasikan darah dari hewan yang terinfeksi pada percobaan. Pada tahun 1877 Robert Koch berhasil mengisolasi bakteri ini di laboratorium.

Penyakit ini dianggap penting sebab selain berpengaruh terhadap kesehatan manusia maupun ternak, juga berdampak negatif terhadap perekonomian serta perdangangan khususnya ternak secara nasional maupun internasional. Selain itu ternyata penyakit anthrax berpengaruh terhadap Sosial politik dan keamanan suatu negara karena endospora bakteri ini berpotensi untuk dipergunakan sebagai senjata biologis. Berikut adalah penjelasan seputar pengertian Anthrax, Jenis-jenis Anthrax, Penularan, gejala, Penjangkitan, dan penanganan.

Definisi Anthrax

Seperti Dikutip dari wikipedia. Antraks adalah merupakan penyakit menular akut dan sangat mematikan yang disebabkan bakteri Bacillus anthracis dalam bentuknya yang paling ganas. Antraks bermakna "batubara" dalam bahasa Yunani, dan istilah ini digunakan karena kulit para korban akan berubah hitam. Antraks paling sering menyerang herbivora-herbivora liar dan yang telah dijinakkan. Penyakit ini bersifat zoonosis yang berarti dapat ditularkan dari hewan ke manusia, namun tidak dapat ditularkan antara sesama manusia.

Anthrax disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis yang merupakan bakteri berbentuk batang besar dengan ujung persegi dan sudutnya tajam dengan ukuran panjang 3 � 5 �m dan lebar 1 � 2 �m. Bakteri ini bersifat Gram positif yang akan tampak berwarna biru ungu di bawah mikroskop bila diwarnai dengan Gram. Pemeriksaan di bawah mikroskop terhadap preparat ulas yang diambil dari specimen darah atau jaringan hewan penderita akan tampak bakteri ini tersusun berpasangan, berantai maupun sendiri sendiri dengan gambaran khas seperti ruas pohon bambu / bamboo tree appearance. Bacillus anthracis dapat membentuk endospora yang berbentuk oval dan terletak central , tidak lebih besar daripada diameter bentuk vegetatifnya. Endospora ini hanya terbentuk apabila bakteri berada di luar tubuh hostnya atau pada tubuh host yang telah mati. Endospora juga dapat ditemukan pada kultur / biakan, di tanah /lingkungan, pada jaringan atau darah hewan penderita yang telah mati. Ciri morfologis lain dari Bacillus anthracis adalah mempunyai capsul pada saat berada di dalam tubuh host tetapi capsule ini tidak dapat terjadi pada Bacillus anthracis yang dibiakkan secara in vitro.

Jenis-jenis Anthrax

  1. Antraks kulit.
  2. Antraks pada saluran pencernaan.
  3. Antraks pada paru-paru.
  4. Antraks meningitis.

Penularan Anthrax

Manusia dapat terinfeksi bila kontak dengan hewan yang terkena anthraks, dapat melalui daging, tulang, kulit, maupun kotoran. Meskipun begitu, hingga kini belum ada kasus manusia tertular melalui sentuhan atau kontak dengan orang yang mengidap antraks.

Infeksi antraks jarang terjadi namun hal yang sama tidak berlaku kepada herbivora-herbivora seperti ternak, kambing, unta, dan antelop. Penyakit ini lebih umum terjadi di negara-negara berkembang atau negara-negara tanpa program kesehatan umum untuk penyakit-penyakit hewan. Beberapa daerah di dunia seperti (Amerika Selatan dan Tengah, Eropa Selatan dan Timur, Asia, Afrika, Karibia dan Timur Tengah) melaporkan kejadian antraks yang lebih banyak terhadap hewan-hewan dibandingkan manusia.

Antraks biasa ditularkan kepada manusia disebabkan pengeksposan kepada hewan yang sakit atau hasil ternakan seperti kulit dan daging, atau memakan daging hewan yang tertular antraks. Selain itu, penularan juga dapat terjadi bila seseorang menghirup spora dari produk hewan yang sakit misalnya kulit atau bulu yang dikeringkan. Pekerja yang tertular kepada hewan yang mati dan produk hewan dari negara di mana antraks biasa ditemukan dapat tertular B. anthracis, dan antraks dalam ternakan liar dapat ditemukan di Amerika Serikat. Walaupun banyak pekerja sering tertular kepada jumlah spora antraks yang banyak, kebanyakan tidak menunjukkan simptom.

Penjangkitan Anthrax

Antraks dapat memasuki tubuh manusia melalui usus, paru-paru (dihirup), atau kulit (melalui luka). Antraks tidak mungkin tersebar melalui manusia kepada manusia. Bakteri B. anthracis ini termasuk bakteri gram positif, berbentuk basil, dan dapat membentuk spora. Endospora yang dibentuk oleh B. anthracis akan bertahan dan akan terus berdormansi hingga beberapa tahun di tanah. Di dalam tubuh hewan yang saat ini menjadi inangnya tersebut, spora akan bergerminasi menjadi sel vegatatif dan akan terus membelah di dalam tubuh. Setelah itu, sel vegetatif akan masuk ke dalam peredaran darah inangnya. Proses masuknya spora anthrax dapat dengan tiga cara, yaitu :
  1. inhaled anthrax, di mana spora anthrax terhirup dan masuk ke dalam saluran pernapasan.
  2. cutaneous anthrax, di mana spora anthrax masuk melalui kulit yang terluka. Proses masukkanya spora ke dalam manusia sebagian besar merupakan cutaneous anthrax (95% kasus).
  3. gastrointestinal anthrax, di mana daging dari hewan yang dikonsumsi tidak dimasak dengan baik, sehingga masih megandung spora dan termakan.

Gejala Anthrax

Beberapa gejala-gejala antraks tipe pencernaan adalah mual, pusing, muntah, tidak nafsu makan, suhu badan meningkat, muntah berwarna coklat atau hitam, buang air besar berwarna hitam, sakit perut yang sangat hebat (melilit). Sedangkan, gejala antraks tipe kulit ialah bisul merah kecil yang nyeri. Kemudian lesi tadi membesar, menjadi borok, pecah dan menjadi sebuah luka. Jaringan di sekitarnya membengkak, dan lesi gatal tetapi agak terasa sakit. Antraks terjadi setelah mengomsumsi daging yang terkena antraks. Daging yang terkena antraks mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: berwarna hitam, berlendir, dan berbau.

Penanganan Anthrax

Secara umum, perawatan untuk penyakit antrraks dapat dilakukan dengan pemberian antibiotik, biasanya penisilin, yang akan menghentikan pertumbuhan dan produksi toksin. Pemberian antitoksin akan mencegah pengikatan toksin terhadap sel. Terapi tambahan, seperti sedation (pemberian obat penenang). Namun, pada level toksin sudah menyebar dalam pembuluh darah dan telah menempel pada jaringan maka toksin tidak dapat dinetralisasi dengan antibiotik apapun. Walaupun dengan pemeberian antitoksin, antibiotik, atau terapi, pasien tentu mempunyai rasio kematian.
.

Thursday, October 20, 2016

Pengertian Anxietas Serta Gejala Dan Pengobatannya

Pengertian Anxietas Serta Gejala Dan Pengobatannya. Apakah anda mempunyai teman, saudara atau orang terdekat anda yang merasa takut berlebihan. Sebagai contoh dia takut untuk bertemu dengan orang, takut keluar rumah, takut mandi dll. Mungkin dia mengalami Ansietas. Hampir semua orang yang mengalami penyakit ini tidak dapat beraktifitas seperti biasanya. Nah berikut adalah penjelasan seputar Pengertian Anxietas, Gejala Anxietas Dan Cara Mengobati Anxietas.

Definisi Anxietas

Pengertian Ansietas adalah suatu gejala yang tidak menyenangkan, sensasi cemas, takut dan terkadang panik akan suatu bencana yang mengancam dan tidak terelakkan yang dapat atau tidak berhubungan dengan rangsang eksternal. Kecemasan berbeda dengan rasa takut, karakteristik rasa takut yaitu adanya obyek dan dapat diidentifikasi serta dapat dijelaskan oleh individu.

Gejala Emosional Anxietas

  1. Merasakan diteror oleh ketakutan sendiri
  2. Merasakan ketakutan atau kecemasan
  3. Sulit Untuk berkonsentrasi
  4. Perasaan Selalu tegang dan selalu waspada
  5. Kadang Terjadi tanpa alasan yang jelas (atau tidak masuk akal)
  6. Mengantisipasi hal yang terburuk
  7. Emosional
  8. Mengalami Kegelisahan
  9. Merasa seperti pikiran Anda kosong
  10. Sering Mengamati tanda-tanda bahaya

Gejala Fisik Anxietas

  1. Berkeringat
  2. Jantung berdebar
  3. Insomnia (sulit tidur)
  4. Perut tidak nyaman atau pusing, melayang (kepala tidak nyaman)
  5. Sering buang air kecil atau diare
  6. Sesak napas
  7. Tremor dan berkedut
  8. Ketegangan otot di beberapa atau sebagian area tubuh
  9. Sakit kepala (seperti rasa penat) atau tertekan
  10. Mudah Kelelahan

Cara Mengobati Anxietas


  1. Lakukanlah Shalat tahajud dan berzikir
  2. Ingatlah Allah dalam situasi apa saja, coba ikhlas menjalani kehidupan ini, yakinlah semua yang terjadi itu telah ditentukan Tuhan, dan semua yg terjadi itu adalah yang terbaik untuk kita, Allah itu Maha Mengetahui dan Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
  3. Lakukan pernapasan, rilekskan fikiran, hirup nafas panjang, kemudian hembuskan pelan-pelan, fokuskan fikiran pada udara yang kita hirup dan yang kita hembuskan, bayangkan beban fikiran keluar bersamaan dengan udara yang kita hembuskan, lalu katakan dalam hati " saya sehat, saya tenang, saya yakin bisa tidur nyenyak" lakukan ini pada saat alam bawah sadar aktif. Alam bawah sadar itu aktif yaitu pada waktu-waktu berikut : pada malam hari, pada saat bangun tidur (lewat dari setengah jam bangun tidur anda alam bawah sadar itu pasif lagi), pada saat mandi, pada saat buang air besar, pada saat mengantuk seperti menguap, dan pada saat termenung.
  4. Bayangkan kondisi sehat itu, berikan warna dan cahaya yang jelas difikiran kita kalau kita itu sehat, lakukan aktifitas yang membuat kita itu merasa kalau kita itu sehat sehingga kita itu lupa kalau kita itu sakit,
  5. Ubah suasana hati jika lagi bad mood seperti jalan-jalan ke taman atau ke kolam renang, biasanya anxie ini kambuh kalau kita lagi bad mood atau kecapean, jika tanda-tanda anxie muncul cepat alihkan pemikiran ke hal yang lain, ambil air whudu atau gosok gigi.
  6. Pancarkan kebahagiaan pada alam, di dalam hidup ini berlaku hukum The law Of Attraction, atau Hukum Tarik Menarik, pancarkan kebahagiaan itu ke semua yg ada di sekeliling kita seperti : bercanda dengan keluarga, banyak tersenyum kepada org lain, pelihara kucing, maka alam pun akan menarik kebahagiaan itu dan memancarkan kembali kebahagiaan kepada kita.
  7. baca buku-buku agama, motivasi atau pengembangan diri, biografi orang sukses, psikologi dan alam bawah sadar. nonton juga film-film yang memotivasi diri. Seiring berjalannya waktu, kita akan mengalami pendewasaan diri atas pembelajaran yg kita lakukan, sehingga kita tidak gampang cemas
  8. Ubah suasana rumah kita, yang biasanya berantakan, dirapikan, buang barang-barang yang gak penting atau barang-barang yang mengingatkan kita dgn penyakit anxie
  9. Jangan pernah dilawan anxie itu dengan emosi, jika kita kesal dengan anxie, anxie itu akan bertambah kuat. Anxie itu cukup dimengerti dengan baik, mengerti bahwa rasa cemas ini hanyalah perasaan yang dibuat-buat saja, atau perasaan yang hanya numpang lewat.
  10. Lakukan dialog diri, Dialog diri adalah berdialog dengan diri sendiri terhadap apa yang kita cemaskan, jika tidak menemukan jawaban untuk kecemasan kita, baca kandungan al-quran dan hadis, atau buku untuk menemukan jawabannya, atau bisa juga melalui curhat yaitu dengan cara menanyakan hal yang kita cemaskan kepada orang yang berilmu atau orang terdekat.
  11. Lakukan semua langkah diatas dengan penuh keyakinan kepada Allah SWT.

Buat Anda Yang Mengalami Gejala-Gejala Seperti Diatas Untuk Lebih Jelasnya anda dapat bergabung dengang Grup Anxietas Forum Indonesia.
.

Wednesday, October 19, 2016

Pengertian GERD serta Gejala Dan Pencegahannya

Pengertian GERD serta Gejala Dan Pencegahannya. Mungkin sebagian orang masih asing dengan istilah GERD ! padahal penyakit ini sudah umum dan menjadi masalah bagi masyarakat. Untuk mencegah penyakit ini dapat dilakukan dengan menjaga pola makan. Untuk lebih jelasnya berikut adalah penjelasan seputar pengertian GERD. Gejala-Gejala GERD serta cara mencegahnya.

Definisi GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

GERD atau biasa dikenal dengan istilah Asam Lambung adalah merupakan penyakit saluran pencernaan yang bersifat kronis. Penyakit ini terjadi ketika asam lambung atau terkadang isi lambung naik kembali ke esofagus (refluks) sehingga mengakibatkan mual bahkan muntah. Akibat naiknya asam lambung akan mengiritasi dan membakar esofagus atau kerongkongan yang dapat menimbulkan rasa panas pada dada (heartburn) hingga ke tenggorokan.

GERD pada umumnya terjadi akibat Lower Esophageal Sphincter (LES), yang tidak berfungsi normal, LES berupa katup atau cincin yang menghubungkan kerongkongan dan lambung dan berfungsi sebagai pintu otomatis yang akan terbuka ketika makanan atau minuman turun ke lambung. Setelah makanan masuk, LES akan menutup untuk mencegah asam dan makanan yang ada di perut agar tidak naik kembali ke kerongkongan. 

Gejala-Gejala GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

  1. Nyeri pada dada biasanya terjadi pada dada sebelah kiri.
  2. Banyak lendir dan suara serak, terutama di pagi hari.
  3. Sesak dan rasa penuh pada dada.
  4. Batuk.
  5. Aliran balik asam lambung, makanan dari kerongkongan ke mulut.
  6. Merasakan Mual
  7. Rasa panas terbakar pada dada dan tembus sampai ke punggung.
  8. Rasa asam pada mulut dan kesulitan menelan
  9. Radang tenggorokan yang tidak sembuh-sembuh

Penyebab GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

  1. Hiatal Hernia
  2. Stress
  3. Makanan atau minuman yang menyebabkan melemahnya fungsi LES, contoh terlalu banyak kafein, keju, coklat.
  4. merokok, alcohol
  5. Obat-obatan, contoh golongan NSAID (ibuprofen, alminoprofen, fenbufen, indoprofen, naproxen, dan ketorolac).
  6. Peningkatan tekanan perut, karena obesitas atau kehamilan
  7. Bile Reflux
  8. Penyakit Scleroderma

Cara Mengatasi GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

  1. Hindari makanan yang terlalu asam dan pedas.
  2. Jangan tidur dalam waktu 2 jam setelah makan. Langsung tidur setelah makan akan memudahkan isi lambung termasuk asam lambung akan berbalik arah kembali ke kerongkongan.
  3. Menghindari konsumsi secara bersamaan antara daging dengan jeroan seperti usus, otak, hati, paru atau limpa.
  4. Hindari minum kopi, alcohol atau minuman bersoda yang akan memperburuk timbulnya GERD tersebut.
  5. Menghindari atau mengelola stress
  6. Hindari makanan yang mengandung coklat dan keju.
  7. Menghindari konsumsi daging secara berlebihan dalam waktu singkat, tetap mengonsumsi sayur dan buah-buahan.
  8. Mengontrol berat badan sampai mencapai berat badan ideal.

Wednesday, June 15, 2016

Pengertian Dan Bahaya Formalin

Pengertian Dan Bahaya Formalin. Karena Semakin Maraknya para pedagang makanan yang mengawetkan dagangan mereka dengan menggunakan Formalin. Maka kita sebagai konsumen wajib untuk berhati-hati sebab dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung formalin dapat merusak tubuh kita. Nah Apa Yang Dimaksd Dengan Formalin itu sendiri. Berikut adalah pejelasannya.

Pengertian Dan Bahaya Formalin

Definisi Formalin

Senyawa kimia formaldehida, adalah merupakan aldehida dengan rumus kimia H2CO, yang berbentuknya gas, atau cair yang dikenal sebagai formalin, atau padatan yang dikenal sebagai paraformaldehyde atau trioxane.

Formalin adalah larutan yang tidak berwarna dan baunya sangat menusuk. Didalam formalin mengandung sekitar 37 persen formaldehid dalam air, biasanya ditambah methanol hingga 15 persen sebagai pengawet.
Formalin dikenal sebagai bahan pembunuh hama (desinfektan) dan banyak digunakan dalam industri. Nama lain dari formalin adalah Formol,Methylene aldehyde, Paraforin, Morbicid, Oxomethane, Polyoxymethylene glycols, Methanal, Formoform, Superlysoform, Formaldehyde, dan Formalith.

Kegunaan Formalin

formalin biasanya digunakan sebagai pembunuh kuman sehingga digunakan sebagai pembersih lantai, gudang, pakaian dan kapal, pembasmi lalat dan serangga lainnya, bahan pembuat sutra buatan, zat pewarna, cermin kaca dan bahan peledak dan lain-lain. Berikut adalah Kegunaan Dari Formalin.
  1. Pengawet mayat
  2. Pembasmi lalat dan serangga pengganggu lainnya.
  3. Bahan pembuatan sutra sintetis, zat pewarna, cermin, kaca
  4. Pengeras lapisan gelatin dan kertas dalam dunia Fotografi.
  5. Bahan pembuatan pupuk dalam bentuk urea.
  6. Bahan untuk pembuatan produk parfum.
  7. Bahan pengawet produk kosmetika dan pengeras kuku.
  8. Pencegah korosi untuk sumur minyak
  9. Dalam konsentrasi yang sangat kecil (kurang dari 1%), Formalin digunakan sebagai pengawet untuk berbagai barang konsumen seperti pembersih barang rumah tangga, cairan pencuci piring, pelembut kulit, perawatan sepatu, shampoo mobil, lilin, pasta gigi, dan pembersih karpet.

Bahaya Formalin

  1. Bahaya utama. Formalin sangat berbahaya bila tertelan dan akibat yang ditimbulkan dapat berupa bahaya kanker pada manusia.
  2. Bahaya jangka pendek (akut). Apabila tertelan maka mulut, tenggorokan dan perut terasa terbakar, sakit menelan, mual, muntah, dan diare, kemungkinan terjadi pendarahan, sakit perut yang hebat, sakit kepala, hipotensi (tekanan darah rendah), kejang, tidak sadar hingga koma. Selain itu juga dapat terjadi kerusakan hati, jantung, otak, limpa, pancreas, sistem susunan saraf pusat dan ginjal.
  3. Bahaya jangka panjang (kronik) Jika tertelan akan menimbulkan iritasi pada saluran pernafasan, muntah-muntah dan kepala pusing, rasa terbakar pada tenggorokan, penurunan suhu badan dan rasa gatal di dada.
Dikutip Dari Berbagai Sumber

Recent Post